Bagi ku hidup adalah rasa syukur. Rasa syukur atas apa yang Allah berikan atas nikmat yang luar biasa. Kita dilahirkan dari tempat yang paling rendah untuk hidup menjadi makhluk yang paling tinggi derjatnya. Bukankah kita dimatikan kemudian dihidupkan kembali disetiap harinya? lalu kenapa kita slalu merasa ada yang kurang dalam hidup. Bukankah hidup adalah nikmat Allah yang luar biasa yang mesti kita syukuri?? lantas sudahkah kita bersyukur atas nikmat tersebut? atau malah mungkin kita telah mengkufuri nikmat tersebut? Naúdzubillahimindzalik
Allah Subhanahu wa Taála telah memerintahkan hambaNya untuk senantiasa selalu bersyukur atas nikamat yang slalu diberikan, sebagaimana Allah Taála berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
"Wahai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rezeki yang baik-baik yang kami berikan kepada kalian dan bersyukurlah kepada Allah jika benar-benar kepadaNya kalian menyembah "(QS. Al-Baqarah:172)
Mungkin pertanyaannya adalah bagaimana cara kita mensyukuri nikamat tersebut. Sebenarnya mensyukuri atas apa yang Allah berikan kepada kita tidaklah susah, karena Allah selalu memberikan kemudahan bagi hamba-hambanya. hal yang paling sederhana untuk mensyukuri nikmat Allah adalah dengan meyakini sepenuh hati bahwa segala kenikmatan ini datangnya dari Allah dan slalu mengucapkan rasa syukur dengan mengucapkan Alhamdulillah (Segala puji milik Allah) Wasyukru lillah ( dan segala bemtuk syukur juga milik Allah) kemudian diiringi dengan menjalnkan segala perintah Allah dan menjahui larangan Allah. Dengan demikian kita telah bersyukur atas nikmat Allah.
Lalu bagaimana atas nikmat Allah yang banyak??? patutkah kita dustai?? mestikah kita menikmatiya sendiri? bukankan segala nikmat Allah adalah titipan yang mesti kita manfaatkan dengan sebaik mungkin??
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
(qs. Ar-Rahman :13 )
Namun terlalu banyak dari kita yang lupa akan hal ini. Lupa atau malah mungkin terlalu menyepelekan atas nikmat yang selalu diberikan Allah kepada kita. Patutkah kita sombong atau bahkan angkuh terhadap apa yang telah kita miliki??
Apa yang ada dibumi dan dilangit semua adalah milik Allah, kita sebagai umatnya hanya dititipkan untuk dapat memanfaatkan dengan sebaik mungikin. Dan tidaklah semestinya kita sombong atas apa yang dititipkan Allah kepada kita. Patulah kita selalu bersyukur atas nikmatNya.
Intropeksi diri setiap waktu, sudahkah kita bersyukur??