Kamis, 29 Maret 2018

-z.a-

ku rasa kan cinta begitu dekat...
aku percaya hidup ada alur putaran yang tak selalu berada diatas dan tak selalu berada dibawah..
ada saat nya kau merasa kecewa akan satu kegagalan dalam suatu hubungan yang disebut patah hati.. namun percayalah akan ada hari dimana kamu akan terlihat bahagia bangkit dari rasa yang pernah membuat mu kecewa...
ku yakin kau akan temukan cinta yang tak pernah kau sangka-sangka.. dya yang akan menemani hari-hari mu saat suka dan duka.. dya yang akan mengubah dunia menjadi lebih bermakna..
disaat semua menyakitimu maka dya akan berdiri didepan untuk melindungi mu...
aku percaya tak ada kesedihan sepanjang masa, yang ada adalah  rasa syukur yang harus kau tekuni sepanjang hidup.
ku yakin ada orang yang akan menjadi pasangan hidup mu, pasangan yang bisa menjadi tempat untuk berkeluh kesah mu, menjadi teman dan sahabat terbaiku mu dan bahkan akan menjadi teman tidur  mu dan semoga hingga menjadi pasangan akhirat mu(amin).
tanpa disangka-sangka dya yang tak kau sukai malah akan menjadi orang yang begitu kau cinta, orang yang sangat kau rindukan.

berubahlah untuk diri mu sendiri, intropeksi, karena kebaikan akan datang dengan sendiri nya.. berbuat baiklah meski balasan nya tak seperti kebaikan yang kau berikan. berbuat baiklah tanpa ada balasan niscaya hanya sang pencipta yang tau bagaimana bentuk kebaikan mu akan dibalas.
maafkanlah, lepaskan dan ikhlaskan rasa yang mengundah dihati.

kini tlah ku temukan  hati yang begitu hangat. yang mencintai ku tanpa alasan. dya yang slalu menjaga ku dalam doa , yang mengantungkan harapan kepada sang pencipta. dya kekasih hati semoga tak akan terganti... selamanya hingga nanti dipertemukan kembali...

-z.a-


karena hidup hanya ada satu kekecewaan besar

Aku tak pernah marah pada mu.. namun bayank kekecewaan yang aku rasakan dari mu..
sahabat yang aku sayang aku anggap saudara malah menyakiti lebih sakit dari belati...
apa salah sama diri ini?? saat kau terpuruk jauh kehilangan mama mu aku ada disamping mu menemani hingga aku merelakan nilai ujian kuliyah ku dihari itu hanya untuk menemanimu, menguatkan mu saat2 itu. . .
saat kau tak ada teman untuk berbagi cerita, saat tak ada orang yang peduli, saat kau tak ada uang pun aku salalu ada untuk mu.. aku hadir dalam hari- hari terburuk mu...
aku salau berusaha menjadi teman yang menyemangati mu hingga kamu bisa lepas dari bebaban hidup mu...
namun semua tak berarti.. aku hanyalah aku orang yang tak kau pandang sama sekali... kau jadikan aku bahan tawaan mu disaat semua telah kau raih...
memang usaha mu begitu keras, namun apalah aku hanya orang yang tak berharap dibalas dengan apapun.. namun kau beri  aku balasan dengan kekecewaan. . .
selamat bahagia sahabat ku.. sahabat yang tak terlupakan sepanjang masa...
aku bahagia melihatmu bahagia.. namun ini adalah akhir perjalanan persahabtan kita..
kekecewaan. . . .

aku menulis ini bukan beraharap balas jasa atau mengharapkan balasan dari apa yang pernah aku lakukan namun ini adalah bentuk ungkapan rasa kekecewaan terbesar dalam hidupku.. cukup ku tau kau seperti apa.. semoga kebahagiaan selalu menyelimuti mu karen hidup hanya ada satu kekecewan besar..

untuk mu  sahabat ku yang membuat aku kecewa. . . . .

Rabu, 21 Februari 2018

Hujan

Hujan. . .
ada satu rindu yang slalu ingin ku gengam..
selamanya dan sampai akhir..
hanya ada satu kerinduan yang mengigatkan ku diakala mu....
hujan...

Pelukan rindu akan kedinginan yang membasahi
dingin mu yang menghangatkan ku
rindu rintikan yang mendekatkanku
hujan. . .

Hujan ...
ingatkah kau saat ku peluk dirimu??
sandaran ku pada dinginnya pundakmu..
namun menghangatkan ku akan dirimu itu..
hujan. . .

Hujan ..
kau adalah kenangan ku yang tak lupa
kau adalah memory terindah akan cintaku
yang abadi dalam hati dan rindu akan mu
hujan...

Selasa, 20 Februari 2018

Rasa syukur

Bagi ku hidup adalah rasa syukur. Rasa syukur atas apa yang Allah berikan atas nikmat yang luar biasa. Kita dilahirkan dari tempat yang paling rendah untuk hidup menjadi makhluk yang paling tinggi derjatnya. Bukankah kita dimatikan kemudian dihidupkan kembali disetiap harinya? lalu kenapa kita slalu merasa ada yang kurang dalam hidup. Bukankah hidup adalah nikmat Allah yang luar biasa yang mesti kita syukuri?? lantas sudahkah kita bersyukur atas nikmat tersebut? atau malah mungkin kita telah mengkufuri nikmat tersebut?  Naúdzubillahimindzalik

Allah Subhanahu wa Taála telah memerintahkan hambaNya untuk senantiasa selalu bersyukur atas nikamat yang slalu diberikan, sebagaimana Allah Taála berfirman :

                                                          يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

"Wahai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rezeki yang baik-baik yang kami berikan kepada kalian dan bersyukurlah kepada Allah jika benar-benar kepadaNya kalian menyembah "(QS. Al-Baqarah:172)

Mungkin pertanyaannya adalah bagaimana cara kita mensyukuri nikamat tersebut. Sebenarnya mensyukuri atas apa yang Allah berikan kepada kita tidaklah susah, karena Allah selalu memberikan kemudahan bagi hamba-hambanya. hal yang paling sederhana untuk mensyukuri nikmat Allah adalah dengan meyakini sepenuh hati bahwa segala kenikmatan ini datangnya dari Allah dan slalu mengucapkan rasa syukur dengan mengucapkan Alhamdulillah (Segala puji milik Allah) Wasyukru lillah ( dan segala bemtuk syukur juga milik Allah) kemudian diiringi dengan menjalnkan segala perintah Allah dan menjahui larangan Allah. Dengan demikian kita telah bersyukur atas nikmat Allah.

Lalu bagaimana atas nikmat Allah yang banyak??? patutkah kita dustai?? mestikah kita menikmatiya sendiri? bukankan segala nikmat Allah adalah titipan yang mesti kita manfaatkan dengan sebaik mungkin??

                                                                                                                                                                 فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
(qs. Ar-Rahman :13 )

Namun terlalu banyak dari kita yang lupa akan hal ini. Lupa atau malah mungkin terlalu menyepelekan atas nikmat yang selalu diberikan Allah kepada kita. Patutkah kita sombong atau bahkan angkuh terhadap apa yang telah kita miliki??

Apa yang ada dibumi dan dilangit semua adalah milik Allah, kita sebagai umatnya hanya dititipkan untuk dapat memanfaatkan dengan sebaik mungikin. Dan tidaklah semestinya kita sombong atas apa yang dititipkan Allah kepada kita. Patulah kita selalu bersyukur atas nikmatNya.

Intropeksi diri setiap waktu, sudahkah kita bersyukur??