Rabu, 06 April 2016

Disudut Rindu Aku Menangis

disudut rindu itu aku menangis
menahan perih ditinggalkan
mencoba mencari sisa kerinduan mu pada ku
namun nihil hati mu tak berbicara

aku berjalan terus sampai kerikil ini hilang
namun noda perih ini tetap melekat
aku begitu rindu dalam keheningaan hati
bertahan dan bertahan menghilangkan perih

sepi hati kosong tiada jiwa
aku tak tau kemana pelabuhan selanjutnya
yang aku ingat adalah untaian hati mu
menyisakan luka dan tangis yang meraung rindu

rasanya aku ingin pulang
pulang kehatimu yang penuh kehangatan
namun sekarang hanya bayangan mata
engkau pemilik hati yang lain bukan aku...


by : ega wahyuni

0 komentar:

Posting Komentar